All for Joomla All for Webmasters
Musrenbang Kabupaten Pangkep Tanpa Dihadiri Anggota DPRD

Pangkep, InfoPublik -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pemkab) Pangkep menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Pangkep. Dalam acara tersebut, pemkab Pangkep berobsesi untuk dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di wilayah ini.

Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid, dalam sambutannya mengatakan pemkab Pangkep sekarang ini masih mempunyai 'PR' untuk dapat menuntaskan atau mengurangi angka kemiskinan. 

Ia mengharapkan agar semua Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) lingkup pemkab Pangkep, lebih fokus untuk merencanakan pembangunan dengan mengarahkan penuntasan kemiskinan di semua wilayah kabupaten terutama di wilayah kepulaun. 

Musrenbang yang digelar di ruang pola kantor Bupati, Kamis (22/03), kemarin. Juga dikeluhkan karena tak satupun perwakilan dari anggota DPRD Pangkep yang hadir. Sementara pihak forum komunikasi pimpinan daerah (forkopinda) turut andil pula dalam mendorong kemajuan daerah.

"Kami sayangkan juga, karena pihak DPRD tidak hadir dalam musrenbang ini," tandas Syamsuddin, Bupati Pangkep.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Ketua DPRD Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, terkait ketidak hadirannya dalam Musrenbang, dirinya lagi berada di Jakarta dalam urusan dinas yang juga tak kalah pentingnya terkait masalah kebutuhan dan kemaslahatan masyarakat Kepulauan Pangkep.

"Saya lagi di Jakarta. Kita lagi ada pertemuan dengan Dirjen Migas untuk kebutuhan masyarakat kepulauan terluar Pangkep, yang selama ini kita perjuangkan untuk mendapat kuota BBM dan gas elpiji, dan Alhamdulillah pihak Pertamina dan Dirjen Migas akan memfasilitasi masyarakat pulau terluar Pangkep," jelasnya.

Ia juga mengatakan, jauh sebelumnya sebenarnya pertemuan dengan pihak Dirjen Migas di Jakarta sudah terjadwal.

"Saya sudah meminta untuk diundur dulu waktu pelaksanaan Musrenbang kabupaten Pangkep, karena bertepatan dengan agenda saya ke Jakarta. Artinya, bukan berarti musrenbang tingkat kabupaten itu tidak penting, tapi disisi lain juga kita perjuangkan kebutuhan masyarakat pulau terluar Pangkep, yang selama ini dikeluhkan," terangnya.

Dalam Musrenbang tingkat kabupaten itu, terdiri dari utusan desa dan kelurahan serta tokoh masyarakat se kabupaten Pangkep.  Musrenbang tingkat Kabupaten ini, merupakan suatu rangkaian perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang. Sebelumnya dilakukan musrenbang tingkat desa dan kelurahan, lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan kemudian ke tingkat kabupaten. Tiap usulan dari setiap desa dan kelurahan kemudian disaring dengan menggunakan skala prioritas. 

Sementara itu, Gubernur Sulsel diwakili asisten administrasi keuangan, DR H Ruslan Abu, mendorong pemkab untuk dapat segera menuntaskan angka kemiskinan di wilayahnya. Ia menjelaskan jika pemkab dapat bersinergi dengan pemrov Sulsel, untuk merencanakan pembangunan dengan fokus penuntasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran yang kini masih 5,82 persen. 

Sedangkan angka kemiskinan mencapai 15,12 persen serta pertumbuhan ekonomi sebesar 8,24 persen. Untuk tahun 2019 mendatang, umumnya usulan di semua kelurahan dan desa masih sekitar infrastruktur dan fasilitas umum lainnya. (McPangkajene/Ardy/Noor)

Read 194 times

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  [email protected]

               [email protected]

 

 

 

Galery