All for Joomla All for Webmasters
Rifai

Rifai

PANGKEP, Diskominfo – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Didukcapil) Kabupaten Pangkep melaksanakan kegiatan pelayanan keliling Kepulauan.

Salah satu Desa yang dikunjungi yaitu Desa Tampaang, Kecamatan Liukang Tangaya, tanggal  14 November 2019.

Pelayanan Disdukcapil kali ini mengunjungi pulau Tampaang dan pulau Aloang dalam waktu 2 hari pelayanan.

"Dengan adanya pelayanan ini masyarakat bisa membuatkan kartu identitas anak (KIA) bagi anaknya, serta pelayanan Kartu keluarga, akta kelahiran dan jenis pelayanan lain," ujar Rangga salah seorang pegawai Disdukcapil  Pangkep.

Sekdes Desa Tampaang, Husain mengatakan, Pihaknya berterima kasih dan sangat mengapresiasi langkah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pangkep melakukan kegiatan pelayanan langsung ke masyarakat. Khusunya di Pulau.

"Kami sangat berterima kasih dengan adanya pelayanan seperti ini dan berharap akan terus berlanjut kedepannya," ujar Kamaruddin salah seorang warga.

Desa Tampaang merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.

Desa ini memiliki empat pulau yakni pulau Tampaang, pulau Aloang, pulau Kawassang, dan pulau Sapinggang.

Jarak desa Tampaang ke Ibukota Kabupaten sekitar 220 mil laut atau dapat ditempuh 25 jam perjalanan kapal laut. (Mcpangkajene)

PANGKEP,Diskominfo -- Rasa empati ditunjukkan oleh Kapolsek Labakkang Iptu H. Muhammad. HS dengan berpulangnya  salah satu Toko Masyarakat di Kp. Sapanjang Desa Gentung yang meninggal Dunia karena sakit yaitu Alm H. Bake, Pada hari kamis  tgl 5 Desember 2019 pkl 22.00, tadi malam dan akan dikebumikan pada hari ini setelah shalat jumat pukul 13.00 wita.

Unsur Tripika Kecamatan dan Bupati Kabupati Pangkep Pangkep H. Syamsuddin,  Ketua DPRD Kab. Muh. Yusran Lolo Gau dan angg DPRD TK 1 Prov Sul-Sel Sofyan Syamsuddin hadir di rumah duka dan  menyampaikan ucapan bela sungkawa sedalam-dalamnya dan begitu juga dgn  keluarga yang ditinggalkan agar iklas dan tabah menerima cobaan dari allah swt yang maha kuasa.

Kapolsek Labakkang Iptu H.Muhammad. HS setelah melakanakan Shalat Jumat dan di shalati langsung mengawal Jenasah Kepemakaman islam dari Kp. Sapanjang menuju kp. Lerang2 Desa Gentung. (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menggelar Kampanye dan Sosialisasi 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) 2019, bersama LBH APIK, Indecom, Oxfam Indonesia dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK).

Selain melaksanakan kegiatan dalam acara car free day, di Tribun Alun-alun Citramas Pangkep, rangkaian kegiatan juga mensosialisasikan revisi Undang-undang Perkawinan dari usia 16 sampai usia 19 tahun.

"Semua pihak harus terlibat mendukung, membantu pencegahan pernikahan usia anak," kata Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid dalam Dialog Kampanye dan Sosialisasi 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP), Minggu (8/12/2019).

Dia menambahkan, Pemerintah tentu saja akan membantu melalui penekanan administrasi dalam pencegahan pernikahan usia anak.

"Tidak diberikan administrasi jika belum memenuhi syarat dan belum cukup umur," ungkap Syamsuddin.

Sementara, Project Manager “Empower Youth for Work” Oxfam di Indonesia, Halida Nufaisa, mengatakan perkawinan usia anak merupakan salah satu faktor terbesar yang menghambat kesempatan anak muda, untuk dapat bekerja dan berkarya terutama anak muda perempuan.

"Dampak pernikahan dini bisa menyebabkan tingginya kekerasan terhadap perempuan,  serta semakin tingginya angka pengangguran di usia produktif," kata Halida.

Dengan disahkannya Undang-undang yang menaikkan angka minimum usia perkawinan, kebijakan ini perlu dikawal dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

"Tidak hanya dari anak muda, tetapi juga orang tua, pemerintah, dan LSM untuk terus aktif mengawal praktek pernikahan usia dini, serta mendorong anak muda untuk bekerja dan berkarya di usia produktif," tambahnya.

Konsultan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, Emmy Astuti, menuturkan Kabupaten Pangkajene Kepulauan sendiri merupakan salah satu Kabupaten dengan angka perkawinan dini tertinggi di Sulawesi Selatan.

"Perlu adanya upaya menyeluruh dan dukungan dari segenap unsur masyarakat baik termasuk LSM untuk mengawal Undang-undang yang sudah ada," kata Emmy.

Emmy menuturkan, dampak perkawinan anak, bisa berdampak pada kesehatan, pendidikan dan psikis. "Menimbulkan rasa trauma terhadap anak," jelas Emmy. (mcpangkajene)
 
 

PANGKEP, Diskominfo – Lima ruas jalan beton dan aspal di Kabupaten pangkep untuk tahun 2019 telah dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pangkep.

Menurut Sekretaris Dinas PU Pangkep, Andi Irwan penyelesaian proyek itu sudah ditinjau oleh Tim Pengawal, Pengaman Pembangunan Pemerintah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep bulan lalu. Adapun total keseluruhan menghampiri satu triliunan.

"Iya untuk lima ruas jalan itu totalnya hampir satu triliun dengan pengerjaan aspal dan beton," kata Andi Irwan, Jumat (6/12/2019).

Andi Irwan menambahkan, sejumlah kecamatan tersebut tersebar di kecamatan Segeri, Marang, Mandalle, Labakkang dan Bungoro.

"Jadi tersebar kita perbaikan jalan, dan ini akan bertahap untuk kecamatan lainnya di tahun 2020," ungkapnya.

Rinciannya, jalan beton dan aspal tersebar di tiga ruas yakni ruas Padanglampe-Parenreng Rp 2 miliar, ruas Tamarupa-Marangancang Rp 1,3 miliar dan ruas Panruru-Botto Rp 1,29 miliar. Total nilai kontrak yakni Rp 4,59 miliar.

Kemudian pekerjaan pengaspalan jalan tersebar dua ruas di ruas Pundata-Malise Rp 2 miliar, ruas Tabo-tabo-BLK Rp 1,5 miliar. Total nilai kontrak Rp 3,5 miliar. (Mcpangkajene)

Pangkep, Diskominfo -- Sebanyak 145 anggota pertahanan sipil (hansip) se kabupaten Pangkep mengikuti sosialisasi perlindungan masyarakat. Diharapkan, agar mereka dapat  menjaga keamanan di lingkungannya. 
 
H.Syahban Sammana SH, saat membuka sosialisasi pengembangan aparatur satuan linmas di lantai 3 kantor bupati, Kamis (5/12). Ia menjelaskan jika kegiatan hansip sangat berguna di tengah masyarakat. Fungsi hansip bukan saja menjaga kantibmas masyarakat namun hingga pada bencana alam atau acara kegiatan lainnya. 
 
Begitu juga, Kasatpol Pamong Praja, Samsurya Syam, menjelaskan kegiatan sosialisasi yang diikuti hansip sebagai langkah persiapan menjelang pilkada 2020. Mereka harus dibekali dengan pengetahuan terutama fungsinya di tengah masyarakat. Hansip sangat dibutuhkan masyarakat. 
 
Hansip yang diundang sebanyak 145 orang dari 9 kecamatan daratan di Pangkep. Sedangkan utusan 4 kecamatan kepulauan belum diundang karena faktor kondisi alam yang tidak menentu. Pemateri sosialisasi selain dari kalangan DPRD yakni ketua Komisi 1 H.Nurdin M.juga utusan Polres Pangkep. (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Hj Hartini Djafar saat dihubungi seusai melakukan Evaluasi Peningkatan Peran Keluarga menuju Ketahanan dan Kesejahteraan (P2K3) di desa Pitue Kecamatan  Marang Rabu (4/12). Mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanpaat dalam rangka  untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang P2K3.

Menurutnya bahwa keberdaan program peningkatan peran keluarga menuju ketahanan dan kesejahteraan diharapkan Hj Haritni Djafar dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat desa.

“Implementasi dan hasil dari program pelaksanaan P2K3 merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keluarga sejahtera, dan pemberdayaan kaum perempuan sebagai motor penggerak pembangunan” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa P2K3 harus benar-benar diterapkan diantaranya peningkatan kualitas sikap dan prilaku perempuan dalan pengembangan potensinya, juga dapat membina tumbuhkembangnya anak dan remaja, serta menurunkan angka kematian ibu hamil, angka kematian bayi dan menurunkan angka kelahiran.

Lanjut mantan direktur Rumah Sakit Umum Kabupaten Pangkep bahwa P2K3 itu harus meningkatkan status kesehatan dan kesejahteraan keluarga juga mencegah terjadinya kasus kekerasan pada anak dan perempuan termasuk KDRT, dan sangat perlu memberikan perhatian pemampaatan pekarangan dan lingkungan yang sehat dan bersih. (Mcpangkajene)

Page 1 of 49

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  [email protected]

               [email protected]

 

 

 

Galery