All for Joomla All for Webmasters
Rifai

Rifai

PANGKEP, Diskominfo -- Sebelumnya, diberitakan diakibatkan abrasi ruang kantor kepala sekolah SMP 14 Satap Liukang Tupabiring amblas.
 
Kepala sekolah SMP 14 satap, Yemba mengaku sudah melaporkan kejadian ini secara tertulis kepada dinas pendidikan dan badan penanggulangan bencana daerah(BPBD).
 
"Iya, kami sudah membuat laporan tertulis disertai gambar,"ujarnya, Rabu (15/1/20).
 
Sementara itu, Sekretaris Disdik Muslimin Yusuf saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah menerima laporan kejadian ini.
 
Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganannya.
 
"Jadi pagi tadi Kepsek sudah melaporkan kejadian tersebut beserta foto - foto. Insya Allah secepatnya kita akan menindak lanjuti laporan ini dengan berkoordinasi dengan BPBD dan dinas PU,"jelasnya.
 
Ditambahkan kepala bidang kedaruratan BPBD Pangkep Ridwan Syam, dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau langsung lokasi.
 
"Kami sudah mendapat laporan lansung dari Kepala sekolah SMPN 14 atas amblasnya bangunan akibat tergerus gelombang laut. Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke sekolah tersebut untuk melihat lansung seberapa parah kerusakan sebelum diberikan bantuan,"jelasnya . (mcpangkajene)
Thursday, 16 January 2020 00:00

Gedung Sekolah dan Pustu Amblas Terkena Abrasi

PANGKEP, Diskominfo --  Abrasi terjadi di pulau Lamputang, desa Mattiro Dolangen, Kecamatan Liukang Tupabiring.
 
Akibatnya, gedung Sekolah dan Puskesmas Pembantu (Pustu) mengalami amblas.
 
Kepala dusun pulau Lamputang, H Abdul Kahar, menjelaskan jika abrasi terjadi dua hari lalu.
 
"Dampaknya, ruang kantor kepala sekolah dan gedung Pustu terjadi amblas"ujarnya, Selasa (14/1/20).
 
Dikatakannya, lokasi kedua gedung ini memang berada di pinggir laut. Meskipun ada tanggul, namun sudah terkikis dihantam ombak.
 
Sementara itu, Kepala sekolah SMP 14 Satap, Liukang Tupabiring, Yemba membenarkan jika terjadi amblas. Dimana, peristiwa itu terjadi semalam.
 
"Iyya, satu ruangan yang rusak,"singkatnya.
 
Meski demikian, aktifitas belajar mengajar tetap dilaksanakan. Alasannya, hanya ruang kantor kepala sekolah yang rusak. (Mcpangkajene)
Thursday, 16 January 2020 00:00

Bahas Program, Bupati Kumpulkan Pejabat 

PANGKEP, Diskominfo -- Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid didampingi wakilnya Syahban Sammana mengumpulkan pejabat.
 
Diperkirakan, ada 70 orang  pejabat esalon II dan III lingkup Pemkab Pangkep yang hadir di ruang rapat wakil bupati.
 
Dalam pertemuan ini, Bupati Pangkep dua priode itu menyampaikan, tahun ini adalah tahun terakhir pengabdiannya bersama dengan pasangannya sebagai bupati Pangkep periode 2016-2021. Ia mengatakan, meski tidak lagi maju dalam kontestasi politik di Pangkep tapi ia menekankan kepada para pejabatnya agar terus bekerja memberikan yang terbaik kepada masyarakat. 
 
Bahkan di tahun terakhirnya, ia berpesan agar para ASN bekerja meningkatkan kedisiplinan dan kinerja.
 
"Semua program harus berjalan sesuai rencana, jangan terpengaruh dengan adanya suasana politik. Kita harus saling menjaga perasaan dan jangan saling menyakiti,". 
 
Terkait bencana angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu, ia memerintahkan kepada pihak terkait segera melakukan penanganan.
 
"Lengkapi segera datanya dan berikan bantuan sesuai aturan yang berlaku,"katanya. (Mcpangkajene)

PANGKEP,Diskominfo - Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid saat memberikan sambutan dalam acara lepas sambut Kejari Pangkep Firmansyah Subhan yang digelar di aula rumah jabatan Bupati Pangkep Selasa malam (15/01/2020) mengatakan pencetus Magello tak bisa kami lupakan, “Kita bersahabat, sekalipun jauh disana, kita tetap bersahabat” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Pangkep ini berharap agar Firmansyah Subhan, sekalipun jauh disana bertugas namun masyarakat Pangkep masih terbuka pintu lebar silaturahim dengan masyarakat Pangkep.

“Banyak prestasi dan kenangan lainnya yang dilahirkan oleh Firmansyah Subhan dalam memabngun Pangkep, selama tiga tahun enam bulan bertugas di Bumi Penghasil Ikan Bandengn ini” ujarnya

Salah satu diantaranya sebagai pencetus Magello dan beliau mengantar kedunia prestasi cabang olah raga dengan memetik prestasi juara umum urutan ke dua setelah Makassar dalam Porda yang diketua langsung oleh Kejari Pangkep, Firmansyah Subhan saat itu.

Untuk itu Kami atas nama masyarakat Pangkep mengucapkan terima kasih kepada Firmansyah Subhan, selamat sukses selalu dalam menjalankan tugas ditempat yang baru yakni sebagai kejari Nganjuk jawa Timur dan selamat datang kepada kejari Baru Pangkep Bapak Surasbiono, SH,MH. Dari kejari Pontianak Kalomantan Barat.

Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid diakhir sambutannya berpesan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah Pangkep untuk dapat bekerja dengan baik dengan mentaati peraturan yang berlaku agar kedepan tidak ada terperosok ke dalam ranah hukum.

Sementara itu Kajari Firmansyah Subhan, mengatakan bahwa pergantian pimpinan dilingkungan kejaksaan merupakan hal yang wajar, akan tetepi bagi dirinya malam pisah sambut dan ramah tamah ini memiliki sebuah arti penting, karena selama tiga tahun enam bulan saya berada di Pangkep, memang benar-benar masyarakat Pangkep Magello.

“Banyak kenangan dan pelajaran yang diperoleh, dukungan dari semua pihak, khusus, Bupati Pangkep, dengan Muspida, serta Ferkopinda menjadikan semangat buat aku dalam menjalankan tugas, selain itu dukungan dan kebersamaan dalam ruang lingkup kejaksaan Negeri Pangkep semua berjalan aman dan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep dibawa kepemimpinan Bapak H Syamsuddin Hamid, juga kepada  Direktur Utama PT Semen Tonasa atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami selamaini, semua itu memberikan sprit kami menjalankan tugas di Kabupaten Pangkep.

Menurutnya bahwa kesan pertama kami berada di Pangkep, merupakan kota yang Magello, masyarakatnya yang sangat ramah-ramah, “Mudah-mudaha selama bertugas di Kejaksaan Negeri Pangkep mengembang amanah dengan baik dan benar,

“Sebagai manusia biasa apabila terdapat kekeliruan mohon di maafkan.  Kemudian acara pisa sambut tersebut dilakukan pemberian cindera mata yang diawali dari Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid dan Ketua TP PKK Pangkep Hj Rismayani Syamsuddin (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo -- desakunews.id-Kelurahan Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya adalah satu Kelurahan yang  berada diwilayah kepulauan kabupaten Pangkep yang giat melakukan pembangunan disemua sektor baik sarana kelurahan maupun pemberdayaan masyarakat di kelurahan   dengan dasar atau yang masuk skala prioritas dan berkelanjutan.

Kepala Kelurahan Sapuka Samsul Alam mengatakan Dengan adanya dana di kelurahan yang peruntukannya untuk membangun sarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat maka pihaknya telah membangun lampu penerangan jalan dan sarana jalan keduanya masuk skala prioritas karena bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat," ungkapnya Selasa 14/01/2020 di Pangkajene.

Menurut Samsul Alam Lampu penerangan jalan pada Tahun 2019 sudah teralisasi 8 Unit yakni di Pulau Sapuka 5 unit, Pulau Kembang lemari 2 unit dan 1 unit di Pulau Tinggalungan, pada tahun 2020 ini akan dbangun lagi 8 unit lampu penerangan dengan menggunakan tenaga surya sebagai kelanjutan pada tahun 2019 lalu," Ungkapnya.

Fasilitas  lain yang sudah ada diwilayahnya lanjut Samsul Alam adalah Penyulingan air serta Pelabuhan yang tidak kalah hebatnya yang ada ditempat lain," Ujarnya.  (McPangkajene)

PANGKEP, Diskominfo -- Kisruh komentar salah seorang pengguna media sosial Facebook yang tergolong mendiskriminasi masyarakat pulau di salah satu grup Facebook Pangkep berbuntut panjang.

Akun atas nama Indhawati Ilyas resmi dilaporkan ke polisi oleh salah satu warga pulau di Pangkep, Jamaluddin. Laporan resmi itu diterima pada Selasa, 17 Januari 2020 dengan nomor STTPL/09/1/2020/SPKT Polres Pangkep.

Jamaluddin menjelaskan bahwa pelporannya yang dilakukan untuk memberikan efek jera kepada terlapor yang diketahui merupakan warga Takalar tersebut. Sebab komentarnya yang mendikriminsikn masyarakat Pulau sangat menyakitkan hati masyarakat Pangkep, utamanya masyarakat pulau.

"Kami telah melaporkan akun atas nama Indhawati Ilyas di polres pangkep dengan aduan tindakan rasis serta pencemaran nama baik orang pulau pangkep. Saya harap polisi bisa menindaklanjuti kasus tersebut," ungkapnya, Rabu, 15 Januari di Warkop Osar.

Seperti diketahui, dalam postingan akun Indhawati Ilyas pada Grup Facebook Pangkep, di menuliskan kata-kata rasis berupa "Memang kalau orang pulau, kebanyakan tidak ada sekolahnya, kampungan, dan tidak tau etika tatakrama." Dia sendiri mengomentari sebuah postingan yang dilakukan warga pulau karanrang Pangkep, yang dianggap melakukan pelecehan agama karena memainkan tatacara salat.

Hal ini pun membuat masyarakat Pangkep geram. Dan kemudian menuntut yang bersangkutan untuk minta maaf, namun tak dihiraukan. Saat ini akun Indhawati Ilyas telah dikunci privasinya sehingga tak bisa lagi dilihat. (Mcpangkajene)
 
 
Page 4 of 66

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  [email protected]

               [email protected]

 

 

 

Galery