All for Joomla All for Webmasters
Rifai

Rifai

PANGKEP, Diskominfo – Polres Pangkep berhasil menangkap tiga remaja yang videonya viral karena salat sambil joget-joget. Kini, mereka ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya (ditetapkan jadi tersangka)," ujar Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, Kamis (09/01/2020).

Ibrahim menyebut total ada empat orang remaja yang terlibat dalam video salat yang viral. Tiga di antaranya telah ditangkap di Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tupabiring Utara, Selasa (07/01/2019).

Mereka adalah AR dan KH, yang berperan sebagai makmum dalam video salat. Lalu seorang remaja lainnya masih di bawah umur, yakni TS, perekam video yang viral.

"Satu lagi imam salat yang kemarin sempat buron sekarang sudah menyerahkan diri. Cuma kami belum bawa ke Polres karena lokasinya di pulau, cuaca buruk," sambung Ibrahim.

Sebelumnya, video yang viral di media sosial disebut Ibrahim berdurasi sekitar lima menit. Tampak tiga orang remaja terekam sedang salat sambil joget-joget.

"Itu lagi salat. Cuma ada sedikit bercanda lah. Saya lihat saja (videonya), iya ada gitu-gitu (joget-joget)," kata Ibrahim.

Para tersangka kini dijerat polisi dengan Pasal 156 huruf (a) juncto 55, 56 KUHPidana. (Mcpangkajene)

Friday, 10 January 2020 00:00

Polres Pangkep Tanam 4.300 Pohon

PANGKEP, Diskominfo -- Jajaran Polres Pangkep, sinergi dengan pemerintah Kabupaten Pangkep dan jajaran Kodim 1421 Pangkep menanam 4.300 pohon.
 
Dalam sepekan, pohon yang ditanam berbagai jenis,  mangrove, mangga, mahoni, jati dan rambutan.
 
Pohon ditanam di berbagai lokasi, kawasan peisir, pegunungan hingga kompleks asrama dan Mako Polres Pangkep.
 
Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji mengatakan, penanaman pohon ini mudah-mudahan menjadi triger bagi masyarakat betapa pentingnya menggelorakan menanam pohon di lingkungan masing-masing.
 
"Tentunya, supaya menjaga bumi kita dari banjir. Syukur-syukur apa yang kita tanam bisa menghasilkan bagi anak cucu kita,"jelasnya, Jumat(10/1/20).
 
Penanaman pohon di kompleks asrama polisi dihadiri Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana.
 
"Kegiatan ini adalah bentuk sinergi kita. Kita sama-sama menjaga bumi kita, salah satunya dengan penanaman pohon,"ujarnya.(Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap angin Monsun yang diprediksi akan melalui Kabupaten Pangkep.

Pelaksana Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada warga untuk waspada bencana. Apalagi, sesuai peringatan BMKG, angin Monsun ini diprediksi mengakibatkan beragam bencana seperti ombak tinggi, angin kencang, banjir dan tanah longsor.

"Kami imbau warga untuk waspada, menyiapkan mitigasi bencana, dan waspada untuk wilayah tebing, pesisir dan yang tinggal di kepulauan," ucap Kallang, Kamis (09/01/2020).

BPBD juga menaikkan status dari siaga menjadi tanggap darurat selama 14 hari kedepan. Kallang mengatakan, jika setelah 14 hari situasinya tak berubah, maka pihaknya akan memperpanjang status ini.

Lebih lanjut, warga diminta mewaspadai gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter di wilayah perairan, utamanya di sekitaran wilayah Selat Makassar, meliputi wilayah Pulau Kecamatan Liukang Kalmas.

Meski begitu, dia meminta masyarakat untuk mulai menyiapkan tas siaga guna mitigasi bencana. Ini guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan bisa saja terjadi kapan saja.

"Kalau mitigasinya yah cukup siapkan tas bencana. Isinya itu baju siap pakai, makanan instant, pembalut untuk perempuan, popok untuk anak-anak serta susu bayi," imbaunya.

Sementara itu, Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji berharap dalam situasi darurat bencana ini, sinergitas semua pihak terlibat dalam penanganan antisipasi bencana yang terjadi saat ini. Polres Pangkep juga menyiagakan personel dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah Pangkep. (Mcpangkajene) 

PANGKEP, Diskominfo — Infrastruktur baru untuk mempersingkat hubungan antara kampung Katojoa di kelurahan Pundata Baji kecamatan Labakkang dengan desa Bulucindea di kecamatan Bungoro kabupaten Pangkep, kini sedang dalam proses pembangunan.

Jembatan ini dimulai pembangunannya di kawasan pesisir kampung Katojoa akhir 2019 dengan anggaran tahap awal sekitar Rp 2 miliar.

Proyek ini sudah ditinjau langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pangkep, Sunandar bersama beberapa pejabat PU lainnya, Senin (6/1)

Sarana ini dibangun dengan struktur beton, memiliki panjang 75 meter dan lebar 7 meter, berkekuatan 30 – 35 ton.

Hadirnya jembatan ini, kata Kadis Sunadar, akan membuka akses baru yang lebih singkat. Apabila sudah rampung, dampak ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di dua kecamatan tersebut akan lebih meningkat.

“Apalagi warga disekitar pantai dari dua kecamatan ini pada umumnya nelayan, petani tambak dan garam serta rumput laut, sehingga sangat membutuhkan akses jalan yang lebih mudah dan cepat,” ucap Sunandar. (Mcpangkajene)

Wednesday, 08 January 2020 00:00

Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung Ditutup

PANGKEP, Diskominfo — Jalur pendakian ke gunung Bulusaraung di kecamatan Balocci, Pangkep, Sulawesi Selatan terpaksa ditutup untuk sementara, menyusul cuaca ekstrim yang melanda berbagai wilayah.

Penutupan jalur pendakian ini mulai Minggu (5/1) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Seksi Pengelolaan Nasional Taman Bantimurung-Bulusaraung( TN Babul) Wilayah 1, Iqbal Abadi Rasyid, menyampaikan bahwa pihak BMKG sendiri memprediksi bahwa puncak curah hujan tertinggi akan terjadi selama satu pekan mendatang di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

“Itulah sebabnya, mulai Minggu, jalur pendakian gunung Bulusaraung kita tutup sementara sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” ujar Iqbal.

Penutupan jalur ini dilakukan untuk memastikan keselamatan bagi para pendaki yang hendak ke puncak gunung yang tingginya 1353 mdpl. Dimana saat cuaca ekstrim beberapa jalur sangat rawan terjadi longsor.

“Dalam kondisi demikian ,pendaki terancam mengalami ancaman karena cuaca dingin, di pos tiga, empat dan lima itu, sangat rawan terjadi longsor saat terjadi hujan dalam skala tinggi,” bebernya.

Saat dilakukan penutupan jalur itu, petugas juga tengah menyusul satu rombongan pendaki yang terlanjur masuk. Mereka selanjutnya akan diarahkan untuk kembali ke pos satu di desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

“Kelompok yang sempat terlanjur menanjak, suda diinformasikan  ke petugas untuk disusul dan diarahkan kembali ke pos satu,” harap Iqbal.

Selain jalur Balocci, pihak Taman Nasional (TN) juga mengimbau para pendaki untuk tidak melakulan pendakian dari jalur yang tidak resmi.

Selain faktor keselamatan, pihak TN Babul juga tidak bisa mengidentifikasi keberadaan mereka di kawasan itu.

Ditambahkan Iqbal bahwa data yang dimiliki TN Babul, jumlah pendaki yang datang ke Bulusaraung memang terus meningkat setiap tahunnya.

“Pada 2019, tercatat pendaki gunung ini mencapai 7013 orang. Setiap akhir pekan, bahkan mencapai 200 sampai 400 orang pendaki,” tambahnya. (Mcpangkajene)

Pangkep, Diskominfo -- Kelurahan Kassi Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kecamatan Minasatene membutuhkan penerangan lampu jalan  karena kedua wilayah ini dihubungkan oleh jalan poros yang membentang dari  Soreang Desa Kabba kecamatan Minasatene hingga Desa Tompo Bulu  Keacamatan Balocci.
Kepala Kelurahan Kassi Zulfikar Ali Akbar,S.Stp mengatakan Pada tahun 2020 ini pihaknya akan memprogramkan penerangan lampu jalan terutama di wilayah pelosok terpencil yang ada di wilayah kelurahan Kassi,seperti kampung Bangkesakiang yang akan diusahakan  mendapatkan lampu penerangan jalan agar aktivitas masyarkat dalam menjalani kehidupannya bisa lebih meningkat," Ungkapnya, Selasa 7/01/2020 saat ditemui di Kantornya

Zulfikar menambahkan Jika anggaran mencukupi selain lampu penerangan jalan yang akan diusahakan tertutama pelosok terpencil seperti Bangkesakiang, peningkatan jalan Massellue  di  kampung Jennae juga akan dikerjakan karena baik penerangan jalan maupun sarana jalan adalah program yang seiring dengan program dan visi misi   Pemerintah saat ini,"tambahnya.

Hal lain yang ditekankan oleh Zulfikar Ali Akbar selaku kepala Kelurahan Kassi adalah masalah kesehatan terutama pada cuaca ekstrim saat ini, untuk itu pihaknya menghimbau kepada warganya agar mengantisipasi segala penyakit yang bisa ditimbulkan terutama mewabahnya penyakit Demam Berdarah(DBD)," Ilbuhnya.  (Muin)

Page 8 of 66

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  [email protected]

               [email protected]

 

 

 

Galery