All for Joomla All for Webmasters

PANGKEP, Diskominfo — Fungsi dan manfaat BUMN kian tampak di masa Pandemi saat ini. Memajukan pembangunan ekonomi pun terus digenjot. Ini tentunya tidak lepas dari kolaboratif dan profesionalisme kerja bagi seluruh insan karyawan sebagai komitmen Memajukan Ekonomi Indonesia (Amanah).

Menginjeksi BUMN sebagai penggerak pembangunan merupakan fenomena yang umum. Perihal, pilihan pragmatis ketika negara secara cepat membutuhkan kapasitas dan inovasi baru dalam mengeksekusi tanggung jawab sesuai nawacita presiden di tengah terbatasnya ruang gerak akibat pandemi covid-19.

Namun, di tengah pendemi ini. Peran BUMN sebagai roda pembangunan, perusahaan perseroan seperti PT Semen Tonasa tetap menstabilkan total kapasitas produksi dan mutu penjualannya. Seperti rilis yang dikirimkan Semen Tonasa ke Redaksi tajuk.co.id, Senin, 10 Agustus 2020.

“Itulah yang juga dilakukan BUMN yang beralamat di Kabupaten Pangkep, PT Semen Tonasa, tetap berkomitmen dalam menjalankan amanah pembangunan terhadap segala perubahan. Tetap berkolaboratif dengan berbagai lini, demi memajukan sektor perekonomian di Indoesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” isi rilis tersebut.

Sebagai perusahaan terbesar di Kawasan Indoesia Timur, terus memberikan yang terbaik untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia sebagai penggerak roda pembangunan. Melalui produk yang dihasilkan, kualitas tetap dipertahankan agar dapat bersaing dengan produsen semen demi kemajuan perekonomian di Indonesia.

Buktinya pembangunan yang ditopang PT Semen Tonasa terdistribusi dan tersebar hingga ke pelosok daerah. Dengan kapasitas terpasang serta sistem distribusi yang tersebar dibeberapa area pasar, tidak hanya di Kawasan Indonesia Timur sehingga sehingga pemenuhan kebutuhan pasar dalam mendukung pembangunan infrastruktur tetap terpenuhi sebagai komitmen korporasi.

Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Andi Muh Said Chalik mengungkap Semen Tonasa dengan slogan AKHLAK dari BUMN, membuktikan bahwa, perusahaan ini dapat berjalan dan tetap berada sebagai garda terdepan dalam pembangunan meski dalam kondisi apapun.

Terlebih lagi diketahui, PT Semen Tonasa merupakan suplayer terbesar produk semen untuk proyek infrastruktur pemerintah maupun swasta di khususnya khususnya di Region 4 dalam Kawasan Timur Indonesia (KTI) . Hal itu tidak terlepas dari jaminan suplai dan kualitas semen yang diberikan oleh PT Semen Tonasa kepada pelaksana proyek sehingga terjalin kolaborasi dalam percepatan pembangunan infrastruktur.

Dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai bentuk komitmen karyawan dalam mendukung percepatan roda pembangunan infrastruktur maka perusahaan senantiasa melakukan langkah-langkah preventif dalam penetrasi pasar sehingga serapan pasar tetap terpenuhi.

Visi dan misi perseroan di bawah naungan Menteri BUMN Erick Thohir yang ditunjuk sebagai Menteri BUMN pada 23 Oktober 2019 lalu, telah banyak melayangkan kebijakan dan peningkatan secara spesifik.

Kontraproduktif serta arah pembangunan yang komprehensif dengan tegas menyampaikan bahwa, Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi besar dunia pada tahun 2045.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan upaya yang lebih optimal dengan menggunakan seluruh sumber daya yang dimiliki, juga diantaranya ada pada diri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memajukan ekonomi yang Amanah. Sehingga dapat bersaing pada ranah perekonomian di kancah Internasional. (Mcpangkajene)

Pangkep, Diskominfo – Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji memimpin Anev pelaksanaan kegiatan Posko Balla Ewako jajaran Polres Pangkep yang bertempat di Aula Andi Mappe, Senin (10/8/2020).

AKBP Ibrahim Aji mengatakan, pertemuan kali ini membahas tindak lanjut Balla Ewako dan kesiapan tahapan Pilkada.

“Agar setiap anggota meningkatkan kinerjanya sesuai fungsinya, jangan kendor lakukan dengan penuh semangat dan tetap sosialisasikan kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Kapolres.

Program bertujuan untuk menampung segala sesuatu yang berkaitan dengan penanganan dan pencegahan Covid-19, baik itu edukasi protokol kesehatan maupun pendistribusian bantuan dan juga merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam hal penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Oleh karena itu, kita siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, dokumentasi setiap kegiatan daan Kapolsek serta Bahbinkamtimas aktif lakukan koordinasi dengan stake holder, karena adanya Balla Ewako seluruh stakeholder di lapangan akan lebih mudah memantau segala aktivitas terkait penanganan dan pencegahan Covid-19,” harapnya.

Selain membahas Balla Ewako, Kapolres juga tekankan mengenai kesiapan Polres Pangkep dalam setiap tahapan-tahapan Pilkada yang terus berjalan.

Tingkatkan koordinasi dan sinergitas dengan TNI serta penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa, guna mewujudkan kelancaran pada pelaksanaan Pilkada 2020. (Mcpangkajene)

Pangkep, Diskominfo – Pengelolaan Wisata Dewi Lamsang, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) retribusi terhadap pengunjung.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang pengunjung wisata Dewi Lamsang yang namanya enggan dimediakan, Minggu (09/08/2020).

“Saya masuk sendiri, saya bayar Rp10 ribu, itupun tidak mau dikasih karcis (retribusi jasa usaha), jadi saya minta karcisnya, di situ hanya tertera Rp5 ribu untuk satu orang pengunjung, kok kita disuruh bayar Rp10 ribu,” terang dia ke media ini.

Salah satu sumber warga Pangkep yang juga namanya tak mau dimediakan, mengaku pernah masuk di lokasi wisata Dewi Lamsang bersama beberapa orang dan membayar Rp50 ribu tanpa karcis.

“Saya pernah bersama beberapa orang masuk ke Dewi Lamsang, diminta membayar Rp50 ribu tanpa diberi karcis,” kesal dia.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (LSM Perak) Sulawesi Selatan, Adiarsa MJ yang mengetahui hal itu turut angkat suara, ia meminta pihak Saber Pungli Pangkep untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut.

“Hal seperti ini sudah masuk dugaan Pungli, lantaran retribusinya tertera Rp5 ribu, tapi pengunjung dikasih bayar Rp10 ribu perorang. Saya berharap, Tim Saber Pungli turun dan mencari tahu kebenarannya,” kata Adiarsa.

Lanjut dikatakan, keberadaan Gazebo di lokasi Wisata Dewi Lamsang perlu dipertanyakan, apakah disewakan atau tidak.

“Apa lagi jika ada lagi dugan lainnya, perlu juga dipertanyakan apakah Gazebo lokasi Wisata Dewi Lamsang itu disewakan atau tidak,”

“Setahu saya memang Perdanya (peraturan daerah) sudah disahkan di DPRD Pangkep, akan tetapi belum ada lembaran daerah yang turun,” ungkap ketua LSM Perak ini.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Pangkep Ahmad Djaman yang dikonfirmasi mengatakan, karcis atau retribusi jasa usaha untuk masuk di lokasi wisata Dewi Lamsang hanya Rp5 ribu perorang.

“Kalau pun ada yang kasih bayar Rp10 ribu, mungkin itu pengelolaan atau tukang bersih-bersih karena memang kami berdayakan masyarakat di sana,” ungkap Ahmad Djaman. (Mcpangkajene)

Page 1 of 238

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  [email protected]

               [email protected]

 

 

 

Galery