All for Joomla All for Webmasters
Admin

Admin

Pangkep, Diskominfo -- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Resmi mengeluarkan pengumuman terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, 

Pengumuman ini berdasarkan Peraturan Menteri PAN RB nomor 36 tahun 2018 tentang kriteria penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 

Berikut formasi CPNS Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan :

Download Link Formasi CPNS Kabupaten Pangkep tahun 2018.
 
 

Pangkep, Diskominfo -- Budidaya lobster dengan sistem keramba kini menjadi sumber dollar bagi warga Pulau Balang Lompo di Kecamatan Liukang Tupabbiring. Potensi ekspor lobster sangat menjanjikan. Hanya dalam tempo 8 bulan dilakukan pemeliharaan, hasilnya bisa mencapai 35 kilogram dan harga lobster hidup Rp 600 ribu perkilogram. Seperti yang dialami salah seorang warga Pulau Balang Lompo bernama DG Saidu berhasil meraup untung lobster sekitar Rp 21 juta setelah melakukan panen.

Bupati Pangkep, H. Syamsuddin A.Hamid menghadiri langsung panen lobster di keramba warga yang ada di Pulau Balang Lompo, Minggu (16/9). Udang jenis lobster bernilai ekspor ini, banyak dibudidayakan warga Pulau tersebut ,  karena hasilnya cukup menggiurkan.

Salah seorang warga Pulau Balang Lompo DG. Saidu, Kini tersenyum bangga dalam panen lobster ini. Bayangan puluhan juta rupiah sudah menggelayut dipikirannya. Keramba miliknya  yang berukuran 6x6 meter sudah memasuki masa panen.

Perasaan DG Saidu semakin berlipat karena panen lobsternya dihadiri langsung Bupati Pangkep Syamsuddin, bersama Ketua TP PKK, Ny.Hj. Rismayani, dan kadis Perikanan Pemrov Sulsel, Sulkaf Latif dan Kadis Perikanan Pangkep Hj Andi Farida untuk melakukan panen lobster.

Lobster DG Saidu itu dipelihara 8 bulan  lalu. Hasilnya, sekitar 35 kg lobster hidup dengan harga kisaran Rp 600 ribu lebih per kilogramnya atau sekitar Rp 21 juta. 

Apa yang dicapai nelayan lobster, kata Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid patut didukung. Terutama dalam pemeliharaan dan pemasaran. Warga lainnya juga harus diberikan motivasi untuk melakukan hal serupa.

"Peluang lobster ini sangat menggiurkan. Pemkab akan bantu tahun depan untuk nelayan lobster," kata Syamsuddin di hadapan para nelayan.

Ia berharap, agar masyarakat nelayan untuk terus  meningkatkan taraf ekonomi dengan budidaya lobster.Apalagi, hasilnya sangat menjanjikan dengan harga Rp 600 ribu per kilogram .

Kadis Perikanan Pemrov Sulsel, Sulkaf Latif, mengharapkan Pangkep dapat mempertahankan statusnya sebagai daerah baru penghasil lobster di Sulsel, selain Bantaeng dan Takalar. Namun, ia mengajak para warga di Pulau Balangan Lompo kecamatan Liukang Tupabiirng untuk memanfaatkan laut bukan hanya dari lobster, namun budidaya lainnya seperti ikan dan mutiara.

Nelayan budidaya lobster di pulau Balang Lompo sekitar 110 orang, dengan jumlah bibit mencapai 100-200 ekor per keramba. Umumnya mereka panen pada bulan September ini namun ada juga pada Desember dan Januari. Umumnya hasil lobster mereka dijual ke Jakarta untuk bahan ekspor.

Sementara itu Kadis Perikanan Pangkep, Ir.Hj.A.Farida, mengatakan, selain melakukan panen lobster.  Bupati melakukan restoking atau melepas kembali anak lobster yang masih kecil-kecil ke alam laut bebas.

" Lobster ini bukan harus terus dibudidayakan. Tetapi perlu juga dilakukan proses regenerasi, agar bibit lobster bisa berkembang dan lestari, " pungkas Andi Farida ( Udi)

Keterangan gambar: Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkep Hj Rismayani, Kadis Perikanan Pemrov Sulsel, Sulkaf Latif dan Kadis Perikanan Pangkep Hj Andi Farida saat panen lobster di Pulau Balang Lompo Kecamatan Liukang Tupabbiring, Pangkep, Minggu (16/9). (udi/mcp)

 

 

Saturday, 15 September 2018 00:00

10 Koperasi Terima Panghargaan Pemkab

Pangkep, Diskominfo -- Peringatan hari koperasi tingkat Kabupaten Pangkep, 10 koperasi dapat penghargaan dari Pemkab Pangkep.
 
Koperasi tersebut diantaranya, KPN Karya Abdi, KPN  Kopdap, Koperasi SMKN 2  Bungoro, KPRI Politani,  Kopkar PKM, Kopkar Tupabiring, Primkopol, Primer koperasi Kartika, Koperasi Harapan Mas, Koperasi Wanita Biring Ere dan  Koperasi Wanita Qaryah Thoyyibah.
 
Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, Jumat(14/9/18).
 
Kadis Koperasi dan UKM, Dewa Bochari, menjelaskan dalam peringatan hari koperasi, sebanyak 10 koperasi di Pangkep mendapatkan apresiasi berupa penghargaan . Ia berharap agar koperasi yang jumlahnya sebanyak 267  yang aktif dapat bersaing dan menjadi lebih baik lagi.
 
"Penghargaan ini kepada 10 koperasi yang berprestasi diwilayah ini. Salah satu penilaiannya adalah koperasi tersebut aktif dalam melakukan rapat anggota tahunan (RAT),"jelasnya.
 
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid mengatakan,  jika sudah banyak koperasi yang membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. 
 
"Kita berharap agar koperasi terus melebarkan sayap usahanya agar banyak dinikmati oleh anggota lainnya. Tentunya, koperasi berperan dalam perputaran ekonomi kerakyatan,"ujarnya.(Sahrir/mcp)
 
 
Pangkep, Diskominfo - Lahan pertanian khususnya di Pulau Dewakkang, Desa Dewakkang, Kecamatan Liukang Kalukuang Massalima (Kalmas), akan dikelola secara modern. Hal tersebut dituturkan Penyuluh pertanian, Dinas Pertanian Pangkep, Darmansyah.
 
"Alhamdulillah, kita sudah kunjungi wilayah itu. Dan memang, dari segi kultur tanah untuk bidang pertanian di desa itu, sangat berpotensi untuk dikembangkan"tutur Darmansyah, kamis (13/09).
 
Lanjut diungkapkan Darmansyah, dengan luas lahan garapan kurang lebih 50 hektar, warga di sana wajib  diberi pelatihan dan pengelolaan bercocok tanam, Lantaran saat ini, warga setempat masih menggunakan sistem tradisional dengan pengetahuan terbatas, termasuk bantuan alat pertanian.
 
"kita akan agendakan khusus, dan prioritaskan pembinaan untuk warga disana. Bukan hanya pembinaan, juga insya Allah akan kita akomodir untuk alat pertanian,"jelasnya.
 
Terpisah Kepala Desa Dewakang, Amirullah, mengaku berterima kasih dengan respon positif pihak Dinas Pertanian.
 
"Alhamdulillah, penyuluh sudah berkunjung dan melihat langsung lahan pertanian. Kedepan kita sudah agendakan untuk pembinaan kepada warga,"ucapnya.
 
Amirullah berharap, dengan penyuluhan dan pembinaan serta bantuan alat pertanian nantinya, dapat meningkatkan produksi pertanian, sebagai solusi alternatif pencaharian warga. 
 
Ket foto : Kepala Desa Dewakkang, kecamatan Liukang Kalmas, Amirullah saat memperlihatkan potensi pertanian di wilayahnya beberapa waktu lalu. (atho/mcp)
 
Wednesday, 12 September 2018 00:00

Bikin Bangga, Pangkep Juara Umum Popda Sulsel 2018

Pangkep, Diskominfo - Kontingen Kabupaten Pangkep berhasil menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Sulsel, yang berlangsung 4 – 8 September 2018 lalu dengan torehan 7 emas, 8 perak, dan 1 perunggu.
 
Pangkep sukses menyabet medali dari tiga cabang olah raga yang dipertandingkan, yakni judo dengan perolehan 7 emas, 5 perak, 1 perunggu, cabor bola basket dengan perolehan 1 perak, serta tambahan 2 perak di cabang sepak takraw.
 
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pangkep, Siswanto Djalil mengatakan atlet Pangkep yang diturunkan di Popda Sulsel merupakan atlet binaan Dispora Pangkep.
 
"Atlet yang mengikuti Popda tahun ini adalah murni atlet binaan kita, dan total keseluruhan atlet yang dibina yakni 125 atlet," Ungkap Siswanto, selasa (11/09).
 
Pemerintah sendiri mengaku bangga atas perjuangan atlit Pangkep, atas torehan tersebut.
 
"Ini kesyukuran bagi pemerintah, khususnya pelatih dan semua pihak yang ikut di dalamnya. Kami bangga dengan perjuangan para atlet demi mengharumkan nama Pangkep,"tambahnya.
 
Dia berharap kedepannya, para atlet dapat lebih meningkatkan lagi usahanya agar tahun depan Pangkep bisa menyabet semua juara di cabang olahraga lainnya.
 
Posisi runner-up sendiri ditempati Kabupaten Bantaeng dengan perolehan 7 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Sementara peringkat ketiga ditempati Kabupaten Bone dengan total 5 emas, 8 perak,dan 6 perunggu. (atho/mcp)
 
Sunday, 09 September 2018 00:00

Polres Pangkep Bantu Salurkan Air Bersih

Pangkep, Diskominfo - Police Care (Polisi Peduli) Polres Pangkep yang dipimpin langsung Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga membantu menyalurkan air bersih kepada masyarakat, yang susah mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang, Jumat, (7/9/2018)

Dipimpin Kasat Sabhara AKP Nirwan didampingi Kanit Patroli Ipda Markarma S, rombongan personel unit Perintis yang tergabung tim Polisi Peduli mendatangi Kampung Baru Desa Barabatu Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep.

Pada kesempatan tersebut, pihak Polres Pangkep menghubungi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pangkep, guna mendatangkan beberapa unit mobil tangki untuk penyaluran air bersih. “Masyarakat disini susah mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Sumur-sumur pada kering, sehingga kami upayakan mendatangkan air bersih,” jelas Kapolres Pangkep melalui Kasat Sabhara, AKP Nirwan.

Inisiatif pihak Polres Pangkep melalui program Police Care mendatang air bersih, disambut gembira oleh warga Kampun Baru Desa Barabatu Kecamatan Labakkang. Mereka berbondong-bondong membawa jerigen dan ember untuk mendaptkan air bersih gratis bantuan dari Polres Pangkep.

“Kami sangat gembira dan terbantu atas kepedulian aparat Polres Pangkep menyalurkan air bersih,” ungkap sejumlah  tokoh masyarakat setempat. (syah/MCP)

 

Page 8 of 22

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  diskominfo@pangkepkab.go.id

               diskominfopangkep@gmail.com

 

 

 

Galery