All for Joomla All for Webmasters
Rifai

Rifai

PANGKEP, Diskominfo - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Pangkep bersama Kepala Bidang Sekolah Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan  Muhammad Syukur, yang mengikuti rapat dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangkep di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangkep Jalan Sultan Hasanuddin Pangkajene, Jum"at (23/7/2021).

Kabid Dikmen Muhammad Syukur bersama Ketua MKKS yang ditemui seusai rapat mengatakan bahwa dari hasil rapat, maka masuk sekolah secara tatap muka masih melihat kondisi dua minggu ke depan.

Alimuddin menjelaskan bahwa hasil rapat masih berdasar pada kondisi sekarang yang telah meningkat terkonfirmasi Pandemi Covid-19, sehingga sekolah secara tatap muka kembali ditunda.

Ketua MKKS yang meminta agar diberikan ijin untuk sekolah secara tatap muka, dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes), namun hal itu belum bisa diberikan ijin dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 sebab perkembangan terkonfirmasi meningkat.

“Kita tetap melihat kondisi lagi dua Minggu ke depan, semoga Pandemi ini menurun sehingga anak-anak bisa sekolah kembali secara tata muka diruang kelas” ujarnya.

Alimuddin yang terlihat kurang semangat karena belum ada signal buat anak-anak sekolah secara tatapmuka mengatakan bahwa sudah hampir dua tahun anak-anak kita hanya belajar secara daring dan luring,

“Itu sudah terlihat hasilnya melalui ujian, tidak maksimal hasilnya sehingga kamipun sebagai pendidik ingin agar anak-anak kita secapatnya belajar secara tatapmuka, sebab kondisi belajar secara langsung ketemu guru dibandingkan hanya belajar daring jauh beda kwalitasnya” ujarnya. (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo - Kepala Wilayah Kecamatan Kepulauan Liukang Kalukuan Massalima (Kalmas) Masnawi, S.Sos Mengatakan Bahwa telur ikan terbang jadi primadona warga Kalmas. Jum'at (23/7/2021)

Dia menjelaskan bahwa memasuki April sampai Agustus, maka bulan itu masyarakat panen telur ikan terbang bahkan hingga ratusan kg bisa panen.

“Bayangkan saja kalau Rp 600 ribu harganya perkilogram, warga biasanya dapat sampai 20 kg/ hari didapatkan Bisa dia dapatkan hingga Rp 12 Juta satu kali  bahkan itu sudah minim sekali didapat, terkadang mereka mendapat sampai 100 kg ujarnya.

Saat ditanya cara mendapatkan telur ikan terbang, Camat Kalmas mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat pakai daun kelapa yang sudah dibenahi, kemudian pakai tali, dan bambu dan saat itulah ikan indonsiar itu berdatangan untuk bertelur.

Menurutnya bahwa wilayah mencari telur ikan terbang itu berada di perbatasan antara kalimantan Selatan, dengan Jawa Timur, dengan Kalmas, namun saran ikan terbang itu berada diwilayah Kepulauan Kalmas, dan disitu pusatnya ikan terbang, kalau sudah keluar dari wilayah itu, tidak ada lagi.

Kembali Wartawan bertanya atas kendala yang dialami warga pencari ikan terbang, Camat Kalmas ini menjelaskan bahwa masyarakat disana ada punggawa, maksudnya ada pemodalnya, terkadang para nelayan pinjam uang untuk biaya hidup keluarganya dan biaya oprasional cari ikan terbang.

Sehingga ketika sudah pulang, secara pasti ikan yang didapatkan itu, diberikan kepada Punggawa, dan rata-rata pemodal itu bukan orang Pangkep tapi orang luar daerah sana, sehingga kita di Pangkep tidak menikmati hasil potensi tersebut.

Untuk itu, kami sedang berupaya agar masyarakat kami disana bisa ada yang mendanai, termasuk Bumdes, tapi sayang modal Bumdes juga minim, taksir hanya sekitar 100 juta modalnya, padahal warga biasa butuh satu orang sampai 30 juta, jadi kalau 50 orang bisa siapkan 1,5 milyar. (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo — Polres Pangkep menyelenggarakan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid al-Ikhlas Polres Pangkep, kegiatan tersebut tidak lain guna meningkatkan pemahaman keagamaan para personelnya. Kamis (22/7/2021).

AKBP Endon Nurcahyo yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Pangkep Kompol Slamet Budihari bersama jajaran para perwira Polres Pangkep mengatakan, Binrohtal ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan siraman rohani dan meningkatkan pemahaman agama bagi para personel.

Lebih lanjut, Binrohtal juga sebagai  upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seorang hamba kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan binrohtal kali ini Kapolres Pangkep, AKBP Endon Nurcahyo mengundang langsung Kepala KUA Kecamatan Pangkajene, Junaid Ibrahim. Dimana selain pelaksanaan Binrohtal terlebih dahulu dilanjutkan dengan pembacaan yasinan kemudian pembelajaran tata cara wudhu yang benar untuk para personel Polres Pangkep. (Mcpangkajene)

PANGKEP, Diskominfo — Menteri pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) panen padi dan menanam porang di kelurahan Balleanging, Balocci, Senin (19/7/21).

Pencanangan porang oleh SYL di Balocci dengan luas tanam 1000 hektar yang akan ditanam secara bertahap.

Dikatakan SYL, pihaknya mendorong agar para gubernur dan bupati mengakselerasi porang lebih baik. Dikarenakan, porang dapat diolah dalam berbagai jenis komuditi. Porang dapat diolah menjadi beras, kosmetik, farmasi dan lainnya.

“Olehnya itu, hari ini saya bersama Bupati Pangkep telah mencanangkan 1000 hektar untuk penanaman porang secara bertahap,”katanya.

Mantan gubernur Sulsel dua priode itu juga menjelaskan, porang sebelumnya adalah tanaman hutan. Namun, setelah dua tahun ditangani, akselerasinya lebih bagus dan menjanjikan.

Baca Juga :  Kabupaten Pangkep Kembali Terima Sertifikat dan Plakat WTP Tahun Anggaran 2019

Menanam porang tidak harus mengganggu tanaman dan lahan perkebunan lainnya. Akan tetapi dapat ditanam pada lahan-lahan marginal karena mudah ditanam.

“Kita berharap, porang ini dapat menjadi komoditi baru yang akan memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani. Diharapkan juga, tahun ini porang dapat diolah menjadi beras, sebagai alternatif beras padi,”tambahnya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengucapkan terima kasih atas dukungan Mentan RI dalam mendukung pertanian di Pangkep.

Ia pun berharap, tanama porang nantinya menjadi komoditi unggulan kabupaten Pangkep yang menjadi penopang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebelum tanam porang, Mentan RI melakukan panen padi di desa Panaikang. (Mcpangkajene)

 

Pangkep, Diskominfo – Kepala Dinas Kesehatan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Herlina menyampaikan Pangkep butuh tambahan vaksin, hal ini dikemukakan usai mengikuti peluncuran kebut vaksin Provinsi Sulsel, secara virtual di IMMIM, Kabupaten Pangkep, Selasa, Pagi (21/7/21).

Ia menyebut, warga Pangkep saat ini sangat antusias mengikuti vaksin namun terkendala pada stok vaksin yang tidak mencukupi kebutuhan.

“Harapan kita, setelah kegiatan kebut vaksin ini jumlah vaksin juga disebut, karena kita sangat butuh tambahan vaksin. Masyarakat sudah antusias, masalahnya jumlah vaksin belum mencukupi,” katanya.

Dia juga menambahkan, hingga saat ini vaksinasi di Pangkep baru mencapai 14,80 persen, itu dikarenakan stok vaksin yang kurang, terkait hal ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan provinisi agar dilakukan penambahan vaksin.

Diketahui, wilayah Pangkep terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah dan kepulauan, namun Herlina berharap vaksinasi di Pangkep segera dilakukan dan tersebar di semua wilayah khususnya wilayah kepulauan.

“Kita berharap, masyarakat kepulauan juga segera mendapatkan vaksin, kita berharap TNI-AL dapat membantu kita untuk pelaksanaan vaksinasi wilayah terjauh khususnya Kalmas dan Tangaya,” tambahnya.

Selain peluncuran kebut vaksin, juga dilakukan vaksinasi kepada 400 orang warga. (Mcpangkajene)

Pangkep, Diskominfo – Alat Pelindung Diri (APD) merupakan perlengkapan wajib yang harus dipakai tenaga medis di setiap fasilitas kesehatan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang semakin mengganas.

Menyikapi hal itu, baru-baru ini salah satu perusahaan di Kawasan Timur Indonesia yakni PT Semen Tonasa memberikan bantuan APD berupa Baju Hazmat.

Sebanyak 486 pasang Baju Hazmat diberikan oleh perusahaan kepada RSUD Pangkep sebanyak 200 pasang, sedangkang Puskesmas Kalabbirang, Puskesmas Minasa Tene, Puskesmas Bowong Cindea, Puskesmas Bungoro, Puskesmas Labakkang, Puskesmas Taraweang, Puskesmas Bantimala, masing-masing puskesmas mendapatkan 30 pasang serta Semen Tonasa Medical Center sebanyak 76 pasang, Selasa (21/7/2021).

“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk upaya perusahaan dalam hal ini PT Semen Tonasa dalam memerangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terutama di Kabupaten Pangkep,” ucap Direktur Utama PT Semen Tonasa Mufti Arimurti.

Ari menambahkan, pemberian bantuan APD tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada para nakes yang bertugas sebagai garda terdepan untuk proteksi diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perusahaan selalu melakukan berbagai upaya dalam membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Semoga berbagai upaya yang telah dilakukan perusahaan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat, terutama dalam menghadapi wabah ini. “Kita berharap semoga wabah ini dapat segera berakhir dan semua aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Minasa Te’ne Nurul Mukmin, SKM.,M.kes menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada manajemen PT Semen Tonasa yang tak henti-hentinya memberikan bantuan khususnya kepada para nakes dan tim medis.

Kami akan mempergunakan sebaik-baiknya bantuan APD ini, agar tenaga medis dapat terlindungi saat menangani pasien,” tuturnya. (Mcpangkajene)

Page 1 of 221

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  diskominfo@pangkepkab.go.id

               diskominfopangkep@gmail.com

 

 

 

Galery