All for Joomla All for Webmasters
Admin

Admin

Saturday, 18 May 2019 00:00

Bupati Syamsuddin Serahkan LKPJ Ke DPRD

Pangkep -- Bupati Pangkep, H. Syamsuddin Hamid SE, menyerahkan laporan keterangan pertanggungjawaban  (LKPJ) tahun 2018 ke DPRD. Dalam laporan tersebut,Pangkep telah berhasil menurunkan angka kemiskinan tahun 2018 lalu, meski angkanya hanya satu digit. Angka kemiskinan tahun 2017 mencapai 16,2 persen menjadi 15 persen.
 
Hal itu dikatakan Syamsuddin di hadapan sidang paripurna DPRD, Jumat ( 17/5) yang dipimpin ketua, Ir.HA.Ilham Zainuddin. Ia mengatakan dalam target APBD tahun 2018 mencapai Rp 1,4 Trilyun dengan realisasi 96,5 persen. Sedangkan pendapatan asli daerah tahun lalu mencapai Rp 175 miliar dengan realisasi 99 persen. 
 
Tahun 2018, kata Bupati Syamsuddin memiliki berbagai dinamika serta prestasi. Hanya saja, untuk kegiatan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan, masih perlu peningkatan sarana pendidikan dan 
kesehatan, terutama di wilayah kepulauan. Ia berharap, agar hal itu dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, utamanya sebelum berakhir masa jabatannya tahun 2021 mendatang. 
 
Sidang paripurna diikuti sekitar 35 orang  anggota DPRD dan dihadiri pimpinan OPD. Hanya saja, sebelum pelaksanaan sidang, Bupati Syamsuddin menyuruh Plh Sekkab, Dra.Hj. Jumliati MSi, unttuk mengecek kehadiran para pimpinan OPD. Karena beberapa kursi di jajaran pimpinan OPD yang masih kosong. "Harusnya mereka hadir, apalagi ini penyampaian LKPJ Bupati,"tegas Jumliati sambil mengecek absensi kehadiran. Akhirnya satu per satu, pejabat OPD hadir kecuali ada 5 orang pimpinan OPD yang mengikuti Diklatpim II. (Rudi/Mcpangkajene)
 
Pangkep -- Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan safari Ramadhan di Pangkep. Dalam arahannya ia merencanakan akan membangun supermarket khusus jeruk Bali di Pangkep. 
 
Dalam kunjungan safarinya, Kamis (16/5) selain melakukan buka puasa bersama di rumah jabatan Wakil Bupati,  juga melaksanakan shalat taraweh bersama ratusan jemaah di mesjid Agung. 
 
Kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sulsel, diterima Bupati Pangkep, H. Syamsuddin Hamid SE dan 
wakilnya, H. Syahban Sammana SH. Bupati Syamsuddin menjelaskan di hadapan gubernur Nurdin Abdullah (NA) bahwa Pangkep pasca Pemilu kondisi keamanan sangat kondusif. Ia juga meminta bantuan kepada pemrpov untuk beberapa program pembangunan yang masih membutuhkan anggaran. 
 
Gubernur Nurdin Abdullah, membantu sebanyak Rp 500 juta kepada pemkab untuk digunakan sebagai bantuan Ramadhan. "Terserah Bupati mau bantu mesjid yang mana, yang penting kami berikan bantuan Rp 500 juta," kata Nurdin Abdullah. Ia juga menjelaskan tentang beberapa program yang diadopsi dari Jepang seperti pembangunan supernarket yang dikelola kelompok masyarakar atau petani. Ini akan kami bangun juga di Pangkep setelah lounching di Makassar nanti. (Rudi/mcpangkajene)
 
Thursday, 28 March 2019 00:00

Pangkep Gelar Musrembang Kabupaten

Pangkep - Pemkab pangkep, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan daerah (Musrembang) tingkat kabupaten. Musrembang ini juga diharapkan dapat mematangkan visi Pangkep yang memasuki masa lima tahun. 
 
Wakil Bupati Pangkep, H.Syahban Sammana SH, saat menghadiri acara Musrembang yang dilaksanakan di ruang pola kantor bupati,Selasa (26/3/2019). Ia mengatakan, periode Bupati kini sudah memasuki tahun ketiga di tahun 2019 ini. Namun diharapkan setiap tahunnya, semua program pembangunan harus mengacu kepada 12 program unggulan Pemkab Pangkep periode 2016-2021 ini. "Karena ini janji politik kita saat kampanye dulu," kata wakil bupati Sahban Sammana SH. 
 
Begitu juga dengan usulan dari semua desa dan kelurahan yang ada di kecamatan diharapkan dilaksanakan secara profesional dengan skala prioritas. 
 
Sementara itu, Gubernur yang diwakili kepala Dinas Koperasi dan UKM, Abd. Malik Faisal SH, menjelaskan jika program pembangunan di kabupaten harus juga senada dengan program Pembangunan yang dilaksanakn pemprov Sulsel.
 
Hal ini, agar kebijakan dan perencanaan yang dilaksanakan di daerah sejalan dengan program pemerintah nasional, provinsi hingga kabupaten/kota. Peserta Musrembang kabupaten Pangkep diikuti sebanyak 130 orang drai perwakilan OPD, lembaga non pemerintah hingga organsiasi masyarakat lainnya. (rudi/mcpangkajene)
 

Pangkep - Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mengingatkan 424 Calon Pegawai Negeri Sipul (CPNS) yang telah menerima Surat Keputusan Pengangatan tidak diperbolehkan pindah tugas ke tempat lain.

"Jadi tidak boleh ada yang pindah dari tempat tugasnya yang baru dan jangan ada mau mencoba mengurus perpindahan ke tempat lain.  Pokoknya saya tidak akan memberikan ijin untuk pemohon pindah tugas ," tegas Syamsuddin saat memimpin hari Kesadaran Nasional( HKN) yang digelar di halaman kantor Bupati Pangkep, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan para CPNS baru dengan berbagai dalih dan alasan untuk pindah bertugas ke kota, terutama yang ditugaskan di wilayah terpencil Pangkep seperti pegunungan dan kepulauan.

CPNS yang menerima SK tersebut secara rinci terdiri dari tenaga honorer KS sebanyak 35 orang, tenaga guru  136 orang,  tenaga kesehatan 223 orang dan tenaga tekhnis 30 orang. Selanjutnya  mereka segera menuju tempat tegusnya masing-masing sesuai dengan SK yang diterima.

Salah seorang ASN baru bernama Jufri, yang dalam SK ditempatkan sebagai pengajar di Kecamatan Liukang Tangaya, mengatakan baru pertama kali ke wilayah tersebut. Sebelumnya menjadi tenaga honorer disalah satu sekolah di kecamatan Pangkajene."Setelah lulus dan ditugaskan di kecamatan Liukang Tangaya yang dikenal sebagai wilayah Kepulauan terpencil, saya harus rela meninggalkan keluarga ( istri dan anak) demi tugas negara ," kata Jufri ( Udi/Mcpangkajene)

 

Page 1 of 22

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  diskominfo@pangkepkab.go.id

               diskominfopangkep@gmail.com

 

 

 

Galery