All for Joomla All for Webmasters
Admin

Admin

Pangkep, Diskominfo - Program inovasi di  bidang pendidikan  yakni  Kelas Perahu menghantarkan Pemkab Pangkep meraih penghargaan nasional. Bahkan penghargaan tersebut diberikan langsung Wakil Presiden RI, HM.Jusuf Kalla. 
 
 Wapres Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 kepada para pucuk pimpinan instansi pemerintah termasuk Bupati Pangkep,H.Syamsuddin Hamid SE, Rabu (7/11) di JCC. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Idris Sira, menjelaskan tentang inovasi yang mencirikan warga kepulauan itu, merupakan alternatif belajar bagi siswa di pulau dan pesisir. Dalam program Kelas Perahu, warga usia sekolah  diberikan kesempatan membantu orangtuanya di laut namun tidak melupakan  pelajaran di sekolahnya. Mereka dibekali modul untuk dapat diisi disaat senggang dan selanjutnya di konsultasikan kepada guru jika sudah kembali melaut. 
 
Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid SE, dalam berbagai kesempatan mengungkapkan perhatiannya kepada sektor pendidikan di kepulauan. Apalagi Pangkep dengan 117 pulau yang dimilikinya mempunyai kendala dalam infrastruktur di kepulauan. Dengan program kelas perahu, menjadi solusi warga untuk dapat terus belajar dan tidak ketinggalan program pembelajaran di sekolah.(fach/mcp)
 
Tuesday, 06 November 2018 00:00

Pangkep Kembangkan Sistem Panen 3 Kali setahun

PANGKEP - Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep tengah mengembangkan sistem panen padi sebanyak 3 kali setahun. Hal tersebut merupakan program khusus yang diharap mampu 
Dilaksanakan di seluruh kecamatan darataran dan pegunungan di kabupaten Pangkep.
 
Hal ini diutarakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep, Hj. Sriwati Masri, yang ditemui disela panen raya IP (Indeks Pertanaman) 300, di Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene, Senin (5/11) 
 
"Khusus di Panaikang, kita jadikan areal percontohan untuk program 3 kali panen dalam setahun, disini ada 150 ha lahan, dengan produksi mencapai 7,7 ton per ha", ujar Sriwati. 
 
Terpisah, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid, usai melakukan Panen IP 300, mengatakan bahwa saat ini pihaknya akan terus membantu petani, khusus untuk desa Panaikang, pemda menggelontorkan anggaran sebesar Rp.500 juta untuk pembuatan sumur bor dan irigasi.
 
"Kita bantu petani, saya kira kita siapkan ratusan juta untuk membangun berbagai fasilitas untuk bidang pertanian seperti irigasi, dan sumur bor untuk menunjang pola tanam musim gaduh di musim kemarau",Ungkap Bupati dua periode tersebut.
 
Tidak hanya membantuan pembangunan irigasi dan pembuatan sumur bor, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Rismayani Syamsuddin, ikut membantu pendanaan untuk rehabilitasi 4 bangunan mesjid di desa Panaikang yang masing-masing sebesar Rp.50 juta dan Rp.100 juta. (atho/mcp)
 
Wednesday, 24 October 2018 00:00

Tim Pakem  Pangkep Bertekad Cegah Radikalisme

PANGKEP, DISKOMINFO -- Untuk mencegah munculnya radikalisme di wilayah Pangkep. Kejaksaan Negeri Pangkep menggelar sosialisasi Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (Pakem). Sosialisasi ini sekaligus menjadi pertemuan koordinasi dari Tim Pakem yang digelar di Aula pertemuan Kantor Kejari Pangkep, Selasa (23/10)

Tim Pakem Pangkep merupakan koordinasi yang tergabung dari berbagai unsur lembaga seperti Kejaksaan, Polri, TNI, Kementrian Agama, MUI, Pemerintah dan tokoh masyarakat

Ketua Pakem Pangkep, Firmansyah Subhan, menyatakan keragaman masyarakat Indonesia merupakan potensi kekayaan negara. Termasuk wilayah Kabupaten Pangkep, kaya akan keberagaman suku, adat, agama dan budaya.

Kemajemukan  budaya dan agama serta adat tersebut. Kemudian mendorong munculnya 833 aliran kepercayaan dan 215 aliran agama di Indonesia.  

Dari keberagaman inilah mendorong pentingnya dilakukan pengawasan berdasarkan hukum yang berlaku . Sebagaimana diamanatkan dalam undang- undang dasar 1945.

" Adanya konsekuensi hukum tersebut, maka setiap tindakan yang dilakukan oleh setiap warga negara.  Termasuk WNA yang berada dalam wilayah negara Indonesia, juga harus mematuhi aturan yang berlaku ," kata Firmansyah.

Diharapkan Kejari Pangkep,  agar Tim Koordinasi Pakem di Pangkep ini, saling bersinergi dan bekerja sama dengan baik . Tim tersebut akan terus menjalin komunikasi untuk mencegah dan menangkal menjamurnya aliran-aliran yang meresahkan masyarakat.

Pihak Polres Pangkep sendiri mendukung penuh Tim Pakem ini,  seperti diungkapkan , KBO Intelkam Polres Pangkep, Ipda Zulfikar.  Pihak Kepolisian saat ini melakukan Operasi Bina Waspada Lipu. Operasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk menangkal paham radikal. "

"Kami berharap masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi. Apalagi kalau belum jelas sumbernya. Sebab dengan ketidakjelasan pesan yang disebar. Maka berpotensi menjadi informasi hoax, "  harap Zulfikar ( Udi/Mcp)

 

JAKARTA, DISKOMINFO - Assisten III Pemkab Pangkep, Bidang Administrasi Pembangunan, Muhammad Djafar, mewakili Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, menerima langsung penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018, yang diserahkan langsung Mantan Wakil Presiden, Budiono yang juga merupakan ketua Institute for Public Governance (IIPG) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, (26/10).
 
Sukses Pangkep mengantongi penghargaan prestisius tersebut lantaran Pangkep masuk dalam daftar penilaian kinerja dan tata Pengelolaan Pemerintahan yang baik, dengan pertumbuhan ekonomi dan bebas korupsi.
 
Hal tersebut dituturkan Kepala Balitbangda Pangkep, Risnawaty Sakkirang, bahkan menurutnya penghargaan kehormatan itu dari hasil penilaian IIPG selama kurun waktu satu tahun.
 
"Penghargaan ini merupakan dorongan dari Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, dimana kita selalu diingatkan untuk bersinergi antara pimpinan OPD dalam pelaksanaan pemerintahan," kata Risnawaty.
 
Risnawaty menambahkan, penghargaan ini merupakan kali kedua di raih oleh Pemkab Pangkep.
 
"tentunya tidak terlepas dari semua elemen pemerintahan yang terus bekerja sama dalam membangun sistem pelayanan dan pengelolaan keuangan yang baik,"tutup Risnawaty.
 
Penghargaan Anugrah Pandu Negeri ini merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan yang dilaksanakan oleh Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.
 
Kegiatan tersebut dibuka langsung ketua IIPG Budiono, yang di hadiri oleh Dirjen OTDA, yang juga mantan Pj Gubernur Sulawesi selatan, Soni Sumarsono. (atho/mcp)
 
 

PANGKEP, DISKOMINFO -- Program Kementerian Sosial yang melakukan kegiatan bakti sosial melalui jelajah Kapal Kepahlawanan di Kabupaten Pangkep, tiba di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Selasa (30/10). Rombongan Tim Baksos ini memberikan bantuan sembako 500 paket,  perlengkapan sekolah 50 paket, peralatan disabilitas,  bantuan truk tangki air, pembangunan jalan tani hingga sarana olahraga serta pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan total bantuan senilai Rp 1, 1 Milyar.

Pangkep sendiri dipercaya menjadi tuan rumah bakti sosial jelajah kapal kepahlawanan yang digagas Kementerian Sosial. 
Pesertanya terdiri dari Panitia Peringatan Hari Pahlawan Provinsi Sulawesi Selatan melibatkan para 
Koordinator PKH Sulawesi Selatan, unsur Perguruan Tinggi, Tagana dan berbagai komponen PSKS (Potensi 
Sumber Kesejahteraan Sosial) yang berlayar dari Pelabuhan Soekarno Makassar menuju Kabupaten 
Pangkep.

Saat Tim Bakti sosial tiba di Dermaga Maccini Baji, langsung disambut Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid didampingi Ketua TP PKK, Ny.Hj. Rismayani Syamsuddin, para unsur Forkopimda.

Dalam sambutan penerimaan Tim Bakti sosial, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid mengakui masih membutuhkan bantuan berbagai pihak untuk dapat 
meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di wilayah pesisir dan kepulauan.

"Jumlah penduduk Kabupaten Pangkep mencapai 350 ribu jiwa dan dari jumlah tersebut sebagian menghuni 117 pulau yang berbatasan langsung 
dengan NTB, NTT hingga Kalimantan Timur," aku Syamsuddin.

Sementara itu Plt Sekretaris Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, Bambang Mulyadi,  menjelaskan tentang 
programnya yang diharapkan mampu meningkatkan nilai patriotisme serta mningkatkan persatuan diantara 
warga.

"Tim Baksos ini memberikan berbagai bentuk bantuan senilai Rp 1, 1 Milyar lebih berupa 500 paket sembako,  50 paket perlengkapan sekolah, peralatan disabilitas, truk tangki air, pembangunan jalan tani dan sarana olah raga, " pungkas Bambang.

Selain memberikan bantuan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 
warga yang bermukim di pesisir pantai di kecamatan Labakkang.

Dalam pemeriksaan kesehatan, ratusan warga rela antrean untuk mengikuti pemeriksaan dokter secara gratis yang dilakukan Tim Baksos Jelajah Kapal Kepahlawanan ini.  ( Udi/MCP)

 

Thursday, 01 November 2018 00:00

Produk lokal Pangkep Butuh Inovasi

Pangkep, Diskominfo - Produk lokal Pangkep masih membutuhkan sentuhan inovasi dan kreativitas. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengrajin dan UKM yang ada di daerah ini. 
 
Hal inilah yang menjadi tantangan dan membutuhkan solusi penanganannya. Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir.H.Sunandar, mengatakan itu saat membuka seminar hasil kajian tata kelola budidaya dan pemasaran produk unggulan,Rabu (31/10) di kantor bupati 
 
Seminar hasil ini dilaksanakan Balitbangda bekerjasama dengan Politani Negeri Pangkep. Dalam uraiannya, Dra. Risnawaty Sakkirang, MSi, Kepala Balitbangda,  menjelaskan tujuan seminar itu mendapat rekomendasi tentang kebijakan pengembangan produk unggulan jeruk Bali dan ikan bandeng. 
 
Ketua Peneliti dan pengabdian masyarakat (P3M) Politani Pangkep, DR.Ir. Dahlia MP,  mengakui jika produk unggulan Pangkep masih membutuhkan inovasi dan kreativitas. Ia menyebutkan bandeng dan jeruk masih membutuhkan sentuhan kemasan dan varian rasa.  Selama ini pihak Politani telah melakukan pembinaan kepada UKM Pangkep khususnya ikan bandeng tanpa duri. " Namun kemasannya masih kurang sempurna sehingga kurang bersaing dengan produk yang sama dari daerah lainnya". 
 
Untuk produk jeruk dan ikan bandeng di Pangkep, sekarang ini masih dilakukan secara sederhana. Selain untuk konsumsi seperti lauk, ikan bandeng juga banyak dijadikan hasil olahan seperti ikan tanpa duri, naget bandeng, hingga olahan kerupuk . Namun kemasannya masih perlu diberikan sentuhan inovasi sehingga menarik dilihat konsumen. (rudi/mcp)
 
Page 4 of 22

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin

               (Kantor Bupati Pangkep) Pangkajene

Telp     :  (0410) 21004

Email   :  diskominfo@pangkepkab.go.id

               diskominfopangkep@gmail.com

 

 

 

Galery